Arsenal FC

Rabu, 06 Februari 2013

Sistem Basis Data (1)


v     Pengertian data

Data adalah catatan atas kumpulan fakta yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan sehingga menghasilkan suatu kesimpulan dalam menarik suatu keputusan. Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.


v     Jenis-jenis data
                    
Menurut cara memperolehnya
·          Data primer, yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri atau seorang atau suatu organisasi langsung dari obyeknya. Contoh: data hasil kuesioner.
·         Data sekunder , yaitu data yang diperoleh dalam bentuk sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah pihak lain (biasanya sudah dipublikasikan). Contoh: data yang diambil dari  surat kabar atau majalah.
Menurut sumbernya:
·          Data internal, adalah data yg menggambarkan keadaan atau kegiatan dalam suatu organisasi. Contoh: data keuangan,data produksi dan data pegawai.
·          Data eksternal, yaitu data yg menggambarkan suatu keadaan atau kegiatan di luar suatu organisasi. Contoh: data penjualan perusahaan lain untuk jenis produk yang sama dengan produk perusahaan kita.
Menurut sifatnya:
·          Data kualitatif, adalah data yang bukan dalam bentuk angka.
·          Data kuantitatif, adalah data dalam bentuk angka.
Menurut waktu pengumpulannya:
·          Data insidentil (acak) adalah dikumpulkan pada suatu waktu tertentu. Contoh: data jumlah produksi.
·         Data berkala / time series data, adalah data yang dikumpulkan secara berkala



v     Metode pengumpulan data
·         Observasi, adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. Di dalam metode ini terdapat proses Wawancara yang  adalah metode pengambilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden, caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka.
·         Angket atau Kuesioner (Questionnaire), merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden) yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan.



v     Pengertian informasi

informasi adalah hasil pengolahan dari kumpulan-kumpulan data yang yang diperoleh dan memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan sebagai data untuk selanjutnya di kembangkan menjadi sebuah Informasi yang lebih Real , besar , atau lebih bermanfaat bagi penerima .


v     Perbedaan data dan informasi

 Data itu berupa bahan mentah , yang belum ada suatu pengolahan terhadap data tersebut  sehingga belum mempunyai arti bagi sang penerima . Sedangkan,

Informasi adalah kumpulan/gabungan dari data-data yang sudah di olah, sehingga mempunyai arti bagi sang penerima



v     Pengertian dan jenis-jenis Basis Data

Basis Data (Data Base) adalah kumpulan dari berbagai data / Informasi yang saling berhubungan dan yang di simpan secara sistematik dalam suatu program komputer sehingga mempermudah pengguna untuk dapat mencari data/informasi yang di perlukan .


·          Basis Data dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :
·          Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data ini digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.
·         Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. 
·         Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. 
·          Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (umum). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.


v     Elemen-elemen penyusun Basis Data

·         Hardware
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan
·         Operating System (OS)
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer.
·         Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data
·         DBMS(Database Management System)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data 
·         User
      Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang
      merancangsampai yang menggunakan di tingkat akhir.
        ·         Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung dan Bersifat opsional.




v     Tujuan dan manfaat Basis Data
·         Kecepatan dan kemudahan (Speed )
·         Efisien ruang penyimpanan (Space )
·         Keakuratan (Acuracy)
·         Keamanan (Security)
·         Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)
·         Data dapat dipakai secara bersama (shared)
·         Dapat diterapkan standarisasi (standardization)





Rabu, 05 Desember 2012

Mainboard



 MAINBOARD

Mainboard merupakan papan sirkuit yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU untuk pemasangan hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah sebagai media tempat untuk menghubungkan komponen-komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada Mainboard terpasang pula kabel penghubung dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus listrik agar Mainboard dapat bekerja.
 
1. Slot Expansi
Slot Expansi adalah tempat dipasangnya kartu-kartu grafis tambahan seperti VGA card, Sound card, LAN card dll. Slot Expansi juga berfungsi untuk meningkatkan kemampuan pada suatu PC sesuai dengan perkembangan teknologi.

2. Saluran BUS
Saluran BUS merupakan Bagian dari sistem Komputer yang berfungsi sebagai sarana perpindahan data antar bagian dalam sistem Komputer. Jalur tempat sirkulasi data yang terdapat pada CPU dan perangkat yang ada diluarnya.
BUS merupakan jalur transportasi informasi antara komponen dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan antara CPU dengan memori utama disebut dengan internal bus,sedangyang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O disebut external bus. Didalam internal bus, ubungan antara CPU dengan memori utama dilakukan melalui data bus, dan melalui address bus, serta melalui control bus yang dihubungkan dengan control unit. Sebuah bus dapat menghubungkan beberapa komponen dalam motherboard. Data dipindahkan dari piranti masukan ke CPU, CPU ke memori, atau dari memori ke piranti keluaran.
Saluran BUS terbagi tiga macam yaitu :
  • Bus data, adalah saluran tempat keluar masuknya data pada komponen-komponen dan perangkat dalam Komputer
  • Addres Bus. Merupakan saluran yang menyatakan alamat memori dimana data-data akan disimpan atau diambil. Bus alamat digunakan oleh mikroprosesor untuk memilih lokasi memori atau port yang akan ditulis atau dibaca. Proses pemilihan lokasi ini dilakukan terlebih dahulu sebelum data ditulis atau dibaca dari memori atau port. Pada jalur ini mikroprosesor akan mengirimkan alamat memory yang akan ditulis atau dibaca. 
  • Control Bus. Merupakan saluran kontrol agar prosesor bisa mengendalikan seluruh perangkat komponen yang sedang digunakan. Bus kontrol digunakan mikroprosesor antara lain untuk mengatur memori atau port agar siap ditulis atau dibaca. Bus kontrol juga digunakan memori atau port untuk memberi tahu kesiapan mereka menerima/mengirim data ke mikroprosesor. Karena kedua fungsi ini, maka bus kontrol terdiri dari beberapa jalur unidirectional dengan arah keluar mikroprosesor dan beberapa jalur unidirectional dengan arah masuk ke mikroprosesor.
3. Chipset.
Chipset adalah IC ukuran kecil pada yang mengarahkan aliran data dari CPU ke kartu grafis (VGA) dan Random Access Memory (RAM) dan juga sebagai perangkat yang menentukan software dan hardware yang dapat didukung oleh komputer.
  
4. Slot RAM (Random Access Memory)
Slot RAM ini berfungsi untuk meletakkan Memory, bentuk slot ini berbeda untuk tiap jenis Memory.

5. Socket Processor
Socket Processor berfungsi sebagai tempat peletakan processor. Selain dalam bentuk socket, juga terdapat dalam bentuk Slot, namun untuk processor masa kini sudah tidak ada lagi yang menggunakan bentuk slot. Sama hal nya dengan slot memory, socket processor ini juga berbeda untuk setiap jenis processor.

6. IDE Connector (Konektor IDE)
IDE Connector berfungsi menghubungkan perangkat penyimpanan data (data internal atau eksternal) Seperti Hard drive, ROM (Read Only Memory), RW (Read and Write Memory), Floppy Drive, Flash Drive.
IDE Connector terdiri dari Primary connector dan secondary connector. Primary connector (konektor primary) berfungsi menghubungkan antara motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sedangkan konektor sekunder (secondary IDE) berfungsi menghubungkan antara motherboard dengan piranti-piranti untuk akses slave seperti CD ROM dan hard drive slave.

7. System BIOS
BIOS, (Basic Input Output System) adalah kumpulan software yang bekerja sebagai penguji dan penyalaan terhadap hardware yang terinstal di computer atau disebut dengan Power On Self Test. Sistem BIOS juga memuat dan menjalankan sistem operasi, mengatur beberapa konfigurasi dasar computer seperti tanggal, waktu, media penyimpanan, proses booting, kinerja dan kestabilan komputer, serta membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS disimpan dalam chip ROM (Read Only Memory) pada motherboard. agar BIOS dapat dijalankan pada waktu komputer dihidupkan (start up), tanpa harus menunggu untuk mengaktifkan perangkat media penyimpanan terlebih dahulu.
Komponen dasar BIOS :
  • Program BIOS Setup yang dapat mengubah konfigurasi komputer (tipe hardisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll). BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
  • Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistemoperasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
  • Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
8. Konektor Power
Konektor Power berfungsi untuk menghubungkan kabel power dari power supply.

9. I/O Port
Input/Output port yang terdiri dari :
1.Port Paralel (LPT1 atau LPT2), merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel.
2.Port Serial (Com1, Com2)merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial.
3.Port AT/PS2, port ini umumnya digunakan untuk masukan dari keyboard, mouse.
4.USB Port, USB Port (Universal Serial Bus) Port merupakan Port Serial Universal bagi peralatan yang bekerja dengan transimisi data secara serial.
5.Port VGA, merupakan port yang berhubungan langsung dengan monitor.
6.Port Audio, merupakan port yang berhubungan langsung dengan audio seperti Tape, Radio, Speaker dan lain - lain

Main Memory



   Main Memory (Memori Utama)
1.   Pengertian Memori Utama ( Main Memory ).
Memori utama merupakan media penyimpanan dalam bentuk array yang disusun word atau byte, kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan pada memori utama ini bersifat volatile, artinya data yang disimpan bersifat sementara dan dipertahankan oleh sumber-sumber listrik, apabila sumber listrik dimatikan maka datanya akan hilang.
2.   Fungsi Memori Utama.
Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroperasi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau MB. Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data. Kebanyakan dari RAM disebut sebagai barang yang volatile. Artinya adalah jika daya listrik dicabut dari komputer dan komputer tersebut mati, maka semua konten yang ada di dalam RAM akan segera hilang secara permanen. Karena RAM bersifat temporer dan volatile, maka orang menciptakan suatu media penyimpanan lain yang sifatnya permanen. Ini biasanya disebut sebagai secondary storage. Secondary storage bersifat tahan lama dan juga tidak volatile, ini berarti semua data atau program yang tersimpan di dalamnya bisa tetap ada walaupun daya atau listrik dimatikan. Beberapa contoh dari secondary storage ini misalnya adalah magnetic tape, hardisk, magnetic disk dan juga optical disk.




3.   Random Access Memory (RAM)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
1.     Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
2.     Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.
3.     Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
4.     Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih dahulu di input storage. Bila input tersebut berupa program maka akan dipindahkan ke program storage, dan bila berbentuk data maka akan dipindahkan ke working storage. Hasil pengolahan jiga ditampung terlebih dahulu di working storage dan bila ditampilkan kea lat output maka hasil tersebut dipindahkan ke output storage.



4.   Jenis – jenis RAM
ü  Berdasarkan cara kerja :
Ø  Dynamic RAM (DRAM)
v  Fast Page Mode DRAM (FPM DRAM)
v  Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
v  Synchronous DRAM (SDRAM)
v  Rambus DRAM (RDRAM)
v  Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
v  Untuk video :
                     I.        Video RAM (VRAM)
                   II.        Windows RAM (WRAM)
                  III.        Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
Ø  Static RAM (SRAM)
ü  Berdasarkan Module :
Ø  Single Inline Memory Module (SIMM)
Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit. Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano second) seperti 80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM) menggunakan SIMM. DRAM menyimpan bit di dalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge) yang harus di-refesh beratus-ratus kali setiap saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM sejenis DRAM lebih cepat, EDO memakan waktu dalam output data, dimana ia memakan waktu di antara CPU dan RAM. Memori jenis ini tidak lagi digunakan pada komputer akhir-akhir ini.
Ø  Double Inline Memory Module (DIMM)
Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. dan terdapat dalam dua kecepatan iaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133).
Ø  RIMM (Rambus)
Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64 bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan RIMM (Rambus inline memory module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar 4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.


ü  Berdasarkan jumlah pin : 30 pin, 72 pin, 168 pin. Berdasarkan kecepatannya (nanosecond)
Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :
Ø  FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory)
Adalah RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.
Ø  EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory)
RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.
Ø  BEDO RAM (Burst EDO RAM)
RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.
Ø  SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.
Ø  RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
Ø  DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM)
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

5.   Read Only Memory (ROM)
Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting.
Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off) menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali.
Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang atau rusak karena bila terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak hilang bila listrik komputer dimatikan.
Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

6.   BUS
Hubungan antara CPU dengan memori utama ataupun dengan alat-alat input/output (I/O) dilakukan melalui suatu jalur yang disebut dengan bus. Hubungan antara CPU dengan memori utama melalui jalur bus yang dilekatkan pada MDR, MAR, dan unit kendali dalam CPU. Sedangkan bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O tidak dilekatkan langsung ke alat-alat I/O, tetapi dapat dilakukan melalui suatu alat I/O port atau DMA controller atau I/O channel.
Bus merupakan suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi antara dua atau alat-alat dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan antara CPU dengan memori utama disebut dengan internal bus, sedang yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O disebut external bus. Di dalam internal bus, hubungan antara CPU dengan memori utama dilakukan melalui data bus yang dihubungkan dengan MDR, dan melalui address bus yang dihubungkan dengan MAR, serta melalui control bus yang dihubungkan dengan control unit
7.   Penggunaan Memori
Komponen utama dari system computer adalah Arithmetic and Logic Unit (ALU), Control Circiut, Storage Space dan piranti input/output. Tanpa memori computer hanya berfungsi sebagai piranti pemrosesan sinyal digital saja. Contohnya kalkulator atau media player. Kemampuan memori untuk menyimpan data, intruksi dan informasilah yang membuat computer dapat disebut sebagai computer multi fungsi (general purpose). Computer merupakan piranti digital, maka informasi disajikan dengan system bilangan biner (binary). Teks, angka, gambar, suara dan video dikonversikan menjadi sekumpulan bilangan biner (binary digital atau disingkat bit). Sekumpulan bilangan biner dikenal denagn istilah BYTE. Dimana 1 byte= 8 bits. Semakin besar ukuran memorinya maka semakin banyak pula informasi yang disimpan si computer (media penyimpanan data).